Kamis, 21 Maret 2013 | 14:41 WIB
Di Tegal Tiap Rapat Harus Ada Makanan Laut
TEMPO.CO, Tegal - Wali Kota Tegal Ikmal Jaya meminta agar pimpinan satuan perangkat daerah setempat memasukkan minimal satu menu makanan laut dalam sajian makanan ringan saat pertemuan formal. Kebijakan ini sengaja diambil untuk mendukung program Tegal Bahari yang berlaku sejak awal 2013. "Minimal harus ada satu menu hasil olahan makanan laut dalam satu snack atau makanan ringan saat rapat," ujar Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, Kamis 21 Maret 2013.Ikmal menyatakan telah meminta sekretaris daerah Kota Tegal untuk membuat surat edaran terkait kebijakan itu. Pada tahap awal program memasukan menu makanan hasil olahan laut bagi intansi pemerintah Kota Tegal. "Selanjutnya biar instansi pemerintah lain, seperti sekolah untuk menjalankan program ini," ujar Ikmal Jaya.
Permintaan lewat surat edaran itu bukan tanpa alasan, karena selama ini pemerintah Kota Tegal telah mendorong keluarga nelayan setempat untuk mengembangkan industri kuliner berbasis aneka hasil laut. Ia beharap kebijakan memasukkan menu makanan itu mampu mendorong industri usaha rumahan masyarakat nelayan di Kota Tegal. "Apa gunanya kalau sering pameran makanan laut bila selama ini produk mereka dibiarkan," katanya.
Ikmal juga menyatakan, keberadaan makanan laut produksi keluarga nelayan Kota Tegal saat ini beraneka ragam. Di antaranya es rumput laut hasil budidaya di kawasan pantai Tegalsari, kripik ikan dan daging olahan atau fillet yang bisa dibuat aneka makanan ringan. Selain bernilai ekonomis bagi kesejahteraan keluarga nelayan, keberadaan makanaan laut hasil olahan industri rumahan itu juga penuh gizi. "Produknya enak tak kalah dengan roti buatan toko,".
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal, Sugeng Suwaryo menyatakan telah mendukung kebijakan wali kota tersebut. Menurut dia, penggunaan menu makanan laut dalam momentum formal akan membantu ratusan usaha kecil menengah yang dilakukan oleh keluarga nelayan Kota Tegal. "Ini biar pendampingan terhadap usaha kecil bagi keluarga nelayan tak sia-sia," ujar Sugeng.

0 comments:
Post a Comment