Bisa pergi ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji adalah impian
setiap muslim. Tapi sebagai kota suci umat Islam, Kota Mekah adalah
“kota larangan” bagi orang non-muslim. Tak seorang pun selain orang
muslim yang diperbolehkan menginjakkan kaki di tanah Mekah.
Ironisnya, “larangan” itu membuat sebagian orang nonmuslim yang berjiwa
petualang justru merasa tertantang untuk pergi ke Mekah. Meskipun
taruhan pelanggaran itu tidak main-main. Mereka bisa dipenggal dan
kehilangan nyawa.
Ada beberapa orang nonmuslim yang nekat mengunjungi Mekah. Demi
memenuhi hasrat itulah, orang-orang non-muslim itu datang ke Mekah
dengan menyamar, menyembunyikan jati diri, berpakaian seperti orang
muslim, menjalani ritual haji dan bahkan harus menempuh perjalanan yang
sulit.
Petualangan orang non-muslim yang tidak mengenal takut itulah yang
dikisahkan Augustus Ralli dalam buku Orang Kristen Naik Haji ini.
Tak mustahil, jika kisah petualangan mereka itu tergolong petualangan
unik dan penuh mara bahaya. Di antara orang Kristen yang menerabas
“larangan” dan nekat mengunjungi kota suci Islam itu salah satunya
adalah Ludorico Bartena.
Dia adalah orang Roma pertama yang mengunjungi Mekah. Pada 1503, dia
meninggalkan Venesia menuju Alexandra. Dia sempat mengunjungi Mesir,
Berynto, Tripoli, Antioch dan Damaskus.
Saat di Damaskus itulah, Bartena ikut dalam barisan tentara Mamluk yang
mendapatkan tempat khusus dalam iring-ringan kafilah besar. Bartena pun
berhasil memasuki kota Mekah.
Tapi jati diri Bartena sebagai orang Kristen pada akhirnya diketahui
orang Mamluk. Ia pun harus berbohong, dan mengaku telah masuk Islam.
Kendati demikian, orang Mamluk itu menyarankannya melarikan diri ke
Jedah. Sayang, di Eden, dia ditangkap. Ia dibawa ke hadapan sultan;
dipaksa dan mengucap dua kalimat syahadat. Tapi dia menolak. Akibatnya,
dia dipenjara.
Untung, istri sultan menolongnya; memberi usul agar ia pura-pura gila
sehingga dia dibebaskan. Setelah itu, dia kembali ke Roma.
Selain mengisahkan petualangan Bartena yang menegangkan, buku ini juga
memuat kisah-kisah petualangan petualang lain seperti Badia, Burckhardt,
Giovanni Finati, Léon Roches, Sir Richard Burton, dan Snouck Hurgronje.
Tak mustahil, kalau kisah-kisah menegangkan para petualang Eropa yang
berhasil menginjakkan kaki di tanah suci, melakukan ritual-ritual haji,
melihat keagungan Kakbah dari dekat, bahkan juga pergi ke Madinah dan
mengunjungi makam Nabi ini cukup beragam.
Kisah petualangan dalam mengunjungi Mekah yang dikisahkan buku ini
dilakukan kurang lebih satu abad hingga 5 abad yang lalu, maka pembaca
bisa merasakan betapa perjalanan haji pada zaman lalu sungguh
menegangkan. Menempuh perjalanan yang jauh lewat darat dan laut bahkan
harus bertarung dengan iklim panas dan dingin
Content
SN PRODUCTION
Berita Hukum dan Kriminal
HUKUM
Berita Sosial
SOSIAL
Labels
Artikel
(121)
BISNIS
(2)
BUDAYA
(6)
EKONOMI
(5)
Favourite
(2)
HUKUM
(25)
Jadwal Bola Ter Up date
(1)
KESEHATAN
(4)
Klasemen Bola
(2)
Kumpulan Film
(30)
OLARAGA
(52)
PENDIDIKAN
(8)
POLITIK
(41)
RAGAM
(8)
Selebritis
(3)
SOFTWARE
(2)
SOSIAL
(7)
story
(2)
TEKNOLOGI
(3)
TV Online
(4)

0 comments:
Post a Comment