
Perempuan yang akrab disapa Mak Yani itu, juga diduga sebagai otak pengeroyokan Kapolsek. Tamaria merupakan istri dari Yani Sumbayak, bandar judi yang menjadi incaran polisi. Saat kejadian, Andar bersama tiga anak buahnya hendak menggerebek Yani Sumbayak di rumahnya. Namun, Andar justru diteriaki maling oleh Tamaria. Akibatnya, Andar tewas dikeroyok warga.
Warga yang ikut memukuli Andar, terprovokasi oleh teriakan Tamaria hingga akhirnya menghujani Andar dengan pukulan, lemparan batu dan kayu.
Kini, Tamaria, telah dipindahkan ke Mapolda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus pemukulan itu. Dia mendapat pengawalan ketat sejumlah anggota Brimob bersenjata lengkap. Saat akan dikonfirmasi, istri tersangka Yani Sumbayak, pelaku judi yang saat ini masih buron terlihat tertunduk diam.
“Para tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara jika terbukti melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan tewasnya AKP Andar Siahaan,” kata Kapolres Simalungun, AKBP Andi Syariful Taufiq, Jumat (29/3/2013).



0 comments:
Post a Comment