Esthy Reko Astuty (Foto: Adhia/Okezone)
Indonesia memiliki 17.000 pulau yang membentang dari barat ke timur. Setiap pulau berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata. Sayang, beberapa di antaranya belum mampu dinikmati keindahannya oleh wisatawan. Di sinilah dirasa pentingnya kehadiran investor.
“Sebenarnya kita masih butuh banyak investor. Jadi, kalau selama ini orang banyak yang meributkan pulau dijual, itu enggak benar. Yang benar itu kita tawarkan ke investor untuk dikembangkan, salah satunya untuk menjadi destinasi wisata,” kata Esthy Reko Astuty, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf, kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.
Menurutnya, campur tangan investor dibutuhkan dalam mengembangkan potensi pariwisata suatu daerah. Mengingat, tak selamanya pengembangan pulau-pulau di Indonesia dapat terus mengandalkan uluran tangan pemerintah daerah atau investor dalam negeri saja.
“Enggak dijual pulaunya, hanya ditawarkan pada investor untuk dikembangkan. Itupun pasti sudah ada ketentuan-ketentuannya,” tegasnya.
Menurut Esthy, salah satu keuntungan dari campur tangan investor dalam mengembangkan sebuah pulau menjadi destinasi wisata adalah akan semakin banyak wisatawan yang datang. Hal ini diharapkan bisa memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat di daerah tersebut dan sekitarnya.



0 comments:
Post a Comment